ANALISIS PENGALAMAN PASIEN YANG MENDAPATKAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BIDAN SEBELUM SC DI RUMAH SAKIT MEGA BUANA PALOPO TAHUN 2025

DARNIATI, DARNIATI (2025) ANALISIS PENGALAMAN PASIEN YANG MENDAPATKAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BIDAN SEBELUM SC DI RUMAH SAKIT MEGA BUANA PALOPO TAHUN 2025. Masters thesis, UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO.

[thumbnail of SAMPUL] Text (SAMPUL)
SAMPUL.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (172kB)

Abstract

ABSTRAK
Analisis Pengalaman Pasien yang Mendapatkan Komunikasi Terapeutik Bidan Sebelum
Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Mega Buana Palopo Tahun 2025.
Latar Belakang: Sectio Caesarea (SC) merupakan salah satu tindakan persalinan yang dapat
menimbulkan kecemasan, ketakutan, dan kekhawatiran pada pasien sebelum menjalani tindakan
operasi. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan dan komunikasi yang efektif dari tenaga
kesehatan, khususnya bidan. Komunikasi terapeutik merupakan salah satu bentuk komunikasi
profesional yang bertujuan memberikan informasi, dukungan emosional, rasa aman, serta
membantu pasien dalam menghadapi kondisi yang dialaminya. Pengalaman pasien dalam
menerima komunikasi terapeutik sebelum SC penting untuk diketahui sebagai bahan evaluasi
dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pasien yang mendapatkan
komunikasi terapeutik dari bidan sebelum menjalani tindakan Sectio Caesarea (SC) di Rumah
Sakit Mega Buana Palopo Tahun 2025.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif
fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah pasien yang menjalani persalinan dengan
Sectio Caesarea dan mendapatkan komunikasi terapeutik dari bidan sebelum tindakan dilakukan.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data
dianalisis secara tematik untuk memperoleh gambaran pengalaman pasien selama mendapatkan
komunikasi terapeutik.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik yang diberikan bidan
sebelum tindakan Sectio Caesarea memberikan pengalaman positif bagi pasien. Pasien merasa
lebih tenang, terbantu, dan mendapatkan rasa aman setelah memperoleh penjelasan dan
dukungan dari bidan. Komunikasi yang dilakukan secara ramah, jelas, dan memberikan
kesempatan kepada pasien untuk menyampaikan pertanyaan maupun kekhawatirannya
membantu pasien memahami kondisi dan prosedur yang akan dijalani. Dukungan emosional dari
bidan juga membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan pasien sebelum menjalani operasi.
Dengan demikian, komunikasi terapeutik tidak hanya berfungsi sebagai pemberian informasi,
tetapi juga memberikan dukungan psikologis kepada pasien.
Kesimpulan: Pengalaman pasien yang mendapatkan komunikasi terapeutik bidan sebelum
Sectio Caesarea di Rumah Sakit Mega Buana Palopo Tahun 2025 secara umum menunjukkan
pengalaman yang positif. Komunikasi terapeutik membantu pasien merasa lebih tenang,
terbantu, dan siap menghadapi tindakan operasi. Oleh karena itu, penerapan komunikasi
terapeutik secara konsisten perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari pelayanan
kebidanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.
Kata kunci: pengalaman pasien, komunikasi terapeutik, bidan, kecemasan, Sectio Caesarea.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: ALUMNI UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO
Uncontrolled Keywords: pengalaman pasien, komunikasi terapeutik, bidan, kecemasan, Sectio Caesarea.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RD Surgery
R Medicine > RE Ophthalmology
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email lib@umegabuana.ac.id
Date Deposited: 10 Aug 2026 02:13
Last Modified: 10 Aug 2026 02:13
URI: https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/80

Actions (login required)

View Item
View Item