ACHMAD, R MUTTAQIN AL-MAIDIN (2023) CONTROL BELIEF SUKU BUGIS DAN MAKASSAR TERHADAP KEBIASAAN MEROKOK PADA KAWASAN TANPA ROKOK DI SULAWESI SELATAN. Doctoral thesis, UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO.
SAMPUL.pdf
Download (193kB)
ABSTRAK.pdf
Download (264kB)
Abstract
ABSTRAK
Control Belief Suku Bugis dan Makassar terhadap Kebiasaan Merokok pada Kawasan
Tanpa Rokok di Sulawesi Selatan
Achmad R. Muttaqin Al-Maidin
Kebiasaan merokok merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih sulit
dikendalikan, termasuk pada kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok
(KTR). Kepatuhan terhadap KTR tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap,
tetapi juga oleh keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam mengendalikan perilaku
serta persepsi terhadap faktor-faktor yang dapat memfasilitasi atau menghambat perilaku
merokok (control belief). Dalam konteks masyarakat Sulawesi Selatan, karakteristik sosial dan
budaya suku Bugis dan Makassar menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam
memahami kebiasaan merokok pada kawasan tanpa rokok. Penelitian ini bertujuan menganalisis
control belief pada suku Bugis dan Makassar serta hubungannya dengan kebiasaan merokok
pada Kawasan Tanpa Rokok di Sulawesi Selatan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain [isi sesuai desain penelitian].
Populasi penelitian adalah masyarakat suku Bugis dan Makassar yang berada atau beraktivitas
pada Kawasan Tanpa Rokok di Sulawesi Selatan. Sampel penelitian sebanyak [jumlah sampel]
responden yang dipilih menggunakan [teknik sampling]. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner yang mengukur control belief dan kebiasaan merokok. Analisis data
dilakukan melalui analisis univariat, bivariat, dan multivariat sesuai dengan karakteristik variabel
penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa control belief memiliki keterkaitan dengan kebiasaan
merokok pada Kawasan Tanpa Rokok. Faktor-faktor yang dipersepsikan sebagai penghambat
maupun pendukung perilaku turut membentuk kemampuan individu dalam mengendalikan
kebiasaan merokok. Perbedaan karakteristik sosial dan budaya antara suku Bugis dan Makassar
juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam memahami perilaku merokok dan kepatuhan
terhadap KTR. [Masukkan hasil statistik utama, nilai p, OR/koefisien, dan temuan
perbedaan Bugis–Makassar berdasarkan hasil penelitian.]
Penelitian ini menyimpulkan bahwa control belief merupakan salah satu aspek penting dalam
menjelaskan kebiasaan merokok pada Kawasan Tanpa Rokok di Sulawesi Selatan. Intervensi
pengendalian kebiasaan merokok perlu mempertimbangkan faktor psikologis, lingkungan, serta
karakteristik sosial budaya masyarakat Bugis dan Makassar. Penguatan penerapan KTR tidak
hanya perlu dilakukan melalui regulasi dan pengawasan, tetapi juga melalui peningkatan persepsi
kontrol individu terhadap perilaku merokok sehingga tercipta lingkungan yang lebih mendukung
perilaku hidup sehat dan bebas asap rokok.
Kata kunci: control belief, kebiasaan merokok, Kawasan Tanpa Rokok, suku Bugis, suku
Makassar, Sulawesi Selatan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Additional Information: | DOSEN UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO |
| Uncontrolled Keywords: | control belief, kebiasaan merokok, Kawasan Tanpa Rokok, suku Bugis, suku Makassar, Sulawesi Selatan. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Unnamed user with email lib@umegabuana.ac.id |
| Date Deposited: | 09 Aug 2026 06:11 |
| Last Modified: | 09 Aug 2026 08:19 |
| URI: | https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/65 |
