PENGARUH EDUKASI HEALTH BELIEF MODELS (HBM) TERHADAP PERILAKU REMAJA TENTANG MINUMAN KERAS DI SMK MUTIARA BANGSA KECAMATAN REOK KABUPATEN MANGGARAI

ARNI, ARNI (2024) PENGARUH EDUKASI HEALTH BELIEF MODELS (HBM) TERHADAP PERILAKU REMAJA TENTANG MINUMAN KERAS DI SMK MUTIARA BANGSA KECAMATAN REOK KABUPATEN MANGGARAI. Masters thesis, Universitas Mega Buana Palopo.

[thumbnail of SAMPUL] Image (SAMPUL)
Screenshot 2026-10-06 132916.png

Download (54kB)
[thumbnail of PERNYATAAN KEASLIAN] Image (PERNYATAAN KEASLIAN)
Screenshot 2026-10-06 132953.png

Download (52kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Image (ABSTRAK)
Screenshot 2026-10-06 133056.png

Download (73kB)

Abstract

ABSTRAK
Nama : Arni
Program Studi : Magister Kesehatan Masyarakat
Judul : Pengaruh Edukasi Health Belief Models (HBM)Terhadap Perilaku Remaja Tentang Minuman Keras di SMK Mutiara Bangsa Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai
Pembimbing : 1. Andi Alim
2. Zamli

Berdasarkan data yang diperoleh dari Puslitbang (2018) dalam Ekawati (2019), mengatakan bahwa di Indonesia, masalah minum miras terbanyak adalah pada daerah Indonesia bagian timur. Prevalensi minum miras nasional tahun 2007 naik dari 3.0 % ke 3.3% untuk tahun 2018. Peminum miras ini mengkonsumsi miras tradisionsl 38,7 %, Bir 29,5%, Anggur arak 21,6%, Whisky 3,8%, Oplosan 3,3% dan lainnya 3,1% (Ekawati, 2019). Nusa Tenggara Timur peringkat ke 2 dalam mengkonsumsi miras dari 34 Provinsi. Peringkat 1 adalah provinsi Sulawesi Utara (Dafiq et al., 2023). Edukasi dengan pendekatan Health Belief Models (HBM) sejak lama diidentifikasi sebagai salah satu model paling awal berpengaruh dalam promosi kesehatan (Setiyaningsih et al., 2016); (Puspita et al., 2017); (Rachman et al., 2021). Tujuan penelitian: untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Health Belief Models (HBM)Terhadap Perilaku Remaja Tentang Minuman Keras di SMK Mutiara Bangsa Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai. Desain penelitian: menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain quasi eksperiment rancangan pre test and post test one group. Populasi dalam penelitian berjumlah 194 orang dengan jumlah sampel 73 responden dengan teknik simple random sampling. Analisa data yang digunakan univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: menggunakan uji Wilcoxon menunjukan nilai p value 0,000 pada tingkat pengetahuan remaja, nilai p value 0,000 pada tingkat sikap remaja dan nilai p value 0,001 pada tingkat tindakan. Saran: Perlunya kerjasama lintas sektor pendidikan dan kesehatan dalam peningkatan kesehatan remaja.

Kata kunci : Minuman Keras, Edukasi Health Beliefs Model, Pengetahuan, Sikap, Tindakan Remaja

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: ALUMNI UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO
Uncontrolled Keywords: Minuman Keras, Edukasi Health Beliefs Model, Pengetahuan, Sikap, Tindakan Remaja
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN S2 KESEHATAN MASYARAKAT
Depositing User: Perpustakaan UMB Palopo
Date Deposited: 06 Oct 2026 05:41
Last Modified: 06 Oct 2026 05:41
URI: https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/236

Actions (login required)

View Item
View Item