ANALISIS RESIKO PAPARAN BAKTERIOLOGI UDARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENYAKIT INFEKSI SEKUNDER DI PUSKESMAS TARATARA KOTA TOMOHON

MENGGASA, HENNY (2024) ANALISIS RESIKO PAPARAN BAKTERIOLOGI UDARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENYAKIT INFEKSI SEKUNDER DI PUSKESMAS TARATARA KOTA TOMOHON. Masters thesis, Universitas Mega Buana Palopo.

[thumbnail of SAMPUL] Image (SAMPUL)
Screenshot 2026-10-05 091150.png

Download (66kB)
[thumbnail of PERNYATAAN KEASLIAN] Image (PERNYATAAN KEASLIAN)
Screenshot 2026-10-05 091206.png

Download (50kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Image (ABSTRAK)
Screenshot 2026-10-05 091242.png

Download (94kB)

Abstract

ABSTRAK
Nama : Henny Menggasa
Program Studi : Magister Kesehatan Masyarakat
Judul : Analisis Resiko Paparan Bakteriologi Udara dan Hubungannya dengan Penyakit Infeksi Sekunder Di Puskesmas Taratara Kota Tomohon Tahun 2024
Pembimbing I : Muhammad Ilyas
Pembimbing II : Freddy Chandra Montolalu

Latar belakang: Polusi udara dalam ruang menjadi suatu permasalahan yang serius, karena polusi udara dalam ruang telah menjadi penyebab 4,5 juta kematian setiap tahunnya. Secara global polusi udara dalam ruang telah menyebabkan stroke (34%), penyakit jantung (26%), penyakit paru obstruktif kronik (22%), Gangguan Pernapasan (12%), dan kanker paru-paru (6%) (Bahri et al., 2021). Bakteri yang mengendap di ruangan pemeriksaan maupun ruang tunggu perlu diukur agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Ruang tunggu menjadi salah satu jembatan penyebaran penyakit. Bakteri yang mengendap dalam ruangan dapat membahayakan bukan hanya tenaga kesehatan, namun juga semua pengunjung di Puskesmas Taratara.Tujuan: Untuk menganalisis Analisis Resiko Paparan Bakteriologi Udara dan Hubungannnya dengan Penyakit Infeksi Sekunder di Puskesmas Taratara Kota Tomohon Tahun 2024. Metode: kuantitatif observasional dengan pendekatan cross - sectional study (Notoatmodjo, S.,2005). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Hasil: Dari hasil uji analisis statistik Chi Square yang telah dilakukan, Pengaruh angka kuman diudara terhadap kejadian infeksi sekunder diperoleh nilai p value = 0,000 artinya p< 0,05, sehingga dengan alpha 5% dapat disimpulkan ada pengaruh yang bermakna angka kuman di udara terhadap kejadian infeksi sekunder. sehingga H0 diterima dan H1 ditolak yang berarti angka kuman udara di dalam ruang memiliki hubungan yang signifikan dengan Penyakit Infeksi Sekunder di Puskesmas Taratara Kota Tomohon. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara Resiko Paparan Bakteriologi Udara dan Hubungannnya dengan Penyakit Infeksi Sekunder di Puskesmas Taratara Kota Tomohon.
Kata Kunci:
Kualitas Udara, Angka Kuman Udara, Puskesmas.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: ALUMNI UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO
Uncontrolled Keywords: Kualitas Udara, Angka Kuman Udara, Puskesmas.
Depositing User: Perpustakaan UMB Palopo
Date Deposited: 05 Oct 2026 01:24
Last Modified: 05 Oct 2026 01:24
URI: https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/212

Actions (login required)

View Item
View Item