ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN KADER POSYANDU DALAM MENDETEKSI STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOMPETA SINGGANI TAMBU KABUPATEN DONGGALA TAHUN 2025

FITRIANI, FITRIANI (2025) ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN KADER POSYANDU DALAM MENDETEKSI STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOMPETA SINGGANI TAMBU KABUPATEN DONGGALA TAHUN 2025. Masters thesis, UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO.

[thumbnail of SAMPUL]
Preview
Text (SAMPUL)
SAMPUL.pdf

Download (214kB) | Preview
[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi penderita diabetes mellitus merupakan salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang wajib dipenuhi pemerintah daerah dengan target capaian 100% setiap tahun. Namun, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur tahun 2023, capaian SPM pelayanan kesehatan penderita diabetes mellitus baru mencapai 55,58%. Puskesmas Malili sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Luwu Timur juga belum mencapai target tersebut, yang diduga dipengaruhi oleh keterbatasan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta faktor lingkungan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal bagi penderita diabetes mellitus di UPTD Puskesmas Malili Kabupaten Luwu Timur dengan menggunakan model implementasi kebijakan dari Donald Van Metter dan Carl Van Horn yang meliputi enam variabel, yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antar organisasi pelaksana, sikap para pelaksana, dan lingkungan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan yang terlibat dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Aspek standar dan tujuan kebijakan belum sepenuhnya dipahami oleh pelaksana, keterbatasan sumber daya khususnya tenaga medis dan sarana pendukung masih menjadi kendala, komunikasi dan koordinasi antar organisasi belum maksimal, serta faktor lingkungan eksternal seperti kondisi geografis dan dukungan ekonomi masyarakat turut mempengaruhi capaian program. Kesimpulannya, implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal bagi penderita diabetes mellitus di Puskesmas Malili Kabupaten Luwu Timur belum terlaksana secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku. Diperlukan penguatan pada aspek pemahaman kebijakan, peningkatan sumber daya, optimalisasi koordinasi, serta dukungan lingkungan eksternal guna meningkatkan capaian SPM sesuai target yang ditetapkan.
Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Standar Pelayanan Minimal, Diabetes Mellitus, Puskesmas, Van Metter dan Van Horn.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: ALUMNI UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO
Uncontrolled Keywords: Implementasi Kebijakan, Standar Pelayanan Minimal, Diabetes Mellitus, Puskesmas, Van Metter dan Van Horn.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan UMB Palopo
Date Deposited: 27 Aug 2026 03:17
Last Modified: 27 Aug 2026 03:17
URI: https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/173

Actions (login required)

View Item
View Item