Pengaruh Peer Education Terhadap Perubahan Perilaku Menyikat Gigi Anak Pada Madrasah 11 Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Luwu

KARTONO, FARADHILLAH (2025) Pengaruh Peer Education Terhadap Perubahan Perilaku Menyikat Gigi Anak Pada Madrasah 11 Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Luwu. Masters thesis, UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO.

[thumbnail of SAMPUL]
Preview
Text (SAMPUL)
SAMPUL.pdf

Download (218kB) | Preview
[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (355kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Pengaruh Peer Education Terhadap Perubahan Perilaku Menyikat Gigi Anak Pada Madrasah 11 Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Luwu
Faradhillah Kartono
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam kualitas hidup anak usia sekolah dasar, namun prevalensi karies gigi di Indonesia masih sangat tinggi. Di Kabupaten Luwu, hasil penjaringan kesehatan tahun ajaran 2024/2025 menunjukkan 58,97% anak mengalami karies (9.838 dari 16.681 anak). Khususnya di Kecamatan Bajo Barat, kondisi cukup memprihatinkan; pada tahun 2025 tercatat 43 dari 73 siswa Madrasah Ibtidaiyah 11 Bonelemo menderita gigi berlubang. Hal ini menandakan masih rendahnya perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut meskipun program promotif telah dijalankan. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh metode peer education terhadap perubahan perilaku menyikat gigi siswa Madrasah Ibtidaiyah 11 Bonelemo Kecamatan Bajo Barat, Luwu. Metode: penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan intervensi. Sampel berjumlah 38 siswa yang dipilih secara purposive, kemudian dibagi ke dalam dua kelompok. Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan oleh peer educator sebaya dengan mengacu pada kerangka Health Promotion Model (HPM). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku menyikat gigi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta uji Mann-Whitney. Hasil: penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada perilaku menyikat gigi siswa sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang bermakna. Perbandingan antara kelompok perlakuan dan kontrol juga menunjukkan perbedaan signifikan setelah intervensi (p < 0,05). Kesimpulan: metode peer education efektif dalam meningkatkan perilaku menyikat gigi anak usia sekolah dasar. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif strategi promosi kesehatan gigi berbasis sekolah, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Kata Kunci: Peer Education, Perilaku Menyikat Gigi, Anak Sekolah, Health Promotion Model

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: ALUMNI UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO
Uncontrolled Keywords: Peer Education, Perilaku Menyikat Gigi, Anak Sekolah, Health Promotion Model
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan UMB Palopo
Date Deposited: 27 Aug 2026 02:57
Last Modified: 27 Aug 2026 02:57
URI: https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/170

Actions (login required)

View Item
View Item