Analisis Penerapan ANC Terstandar terhadap Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah di Kabupaten Luwu Timur

HAJAR, Hajar (2025) Analisis Penerapan ANC Terstandar terhadap Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah di Kabupaten Luwu Timur. Masters thesis, UNIVERSITAS MEGA BUANA PALOPO.

[thumbnail of SAMPUL] Text (SAMPUL)
SAMPUL.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (286kB)

Abstract

Analisis Penerapan ANC Terstandar terhadap Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah di Kabupaten Luwu Timur
Authors:
Hajar¹, Azniah Syam², Freddy Montolalu³, Lina Fitriani⁴
¹Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Mega Buana, Kota Palopo, (0471) 21271
²Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Mega Buana, Kota Palopo, (0471) 21271
³Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Mega Buana, Kota Palopo, (0471) 21271
⁴Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Mega Buana, Kota Palopo, (0471) 21271
Corresponding author: hajar.rafay@gmail.com, azniahsyam@gmail.com, freddymontolalu@ymail.com, lina@umegabuana.ac.id
ABSTRAK
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berhubungan erat dengan morbiditas dan mortalitas neonatal. Pelaksanaan Antenatal Care (ANC) terstandar, yang mencakup minimal enam kali kunjungan (K6) dan pemenuhan dua belas komponen layanan (12T), merupakan strategi penting untuk menurunkan kejadian BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan cakupan ANC terstandar (K6 dan 12T) dengan pencegahan BBLR di Kabupaten Luwu Timur. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang ini melibatkan 95 ibu post partum yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 2.190 persalinan pada Bulan Juli 2025. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara terstruktur, serta dianalisis menggunakan uji Chi-square dan Fisher's Exact (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memenuhi standar K6 memiliki proporsi BBLR yang lebih rendah (14,7%) dibandingkan yang tidak memenuhi standar (60,0%) (p = 0,000). Demikian pula, ibu yang mendapatkan layanan 12T lengkap memiliki proporsi BBLR yang lebih rendah (17,6%) dibandingkan yang tidak lengkap (80,0%) (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap standar ANC K6 dan 12T berhubungan signifikan dengan pencegahan BBLR. Peningkatan mutu layanan kesehatan ibu dan pemenuhan cakupan ANC lengkap perlu menjadi prioritas untuk menurunkan angka BBLR dan meningkatkan luaran kesehatan neonatal di wilayah ini.
Kata kunci: Antenatal Care, K6, 12T, Bayi Berat Lahir Rendah, Kesehatan Ibu.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Alumni Universitas Mega Buana Palopo
Uncontrolled Keywords: Antenatal Care, K6, 12T, Bayi Berat Lahir Rendah, Kesehatan Ibu.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email lib@umegabuana.ac.id
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:28
Last Modified: 18 Aug 2026 07:28
URI: https://repository.umegabuana.ac.id/id/eprint/153

Actions (login required)

View Item
View Item